Menwa 954 New Version

Pada blog ini tentu akan terlihat beda sekali dengan blog yang kami buat kemarin, blog kemarin akan menjelaskan sejarah menwa Indonesia yang secara mendetail namun lebih ke satuan kami. Hal ini kami kami lakukan karena setiap satuan menwa yang ada d Indonesia tentunya memiliki tujuan yang berbeda-beda dan tentunya juga semua tujuannya berujuang pada kemaslahatan kita bersama.

Resimen Mahasiswa Mahadipa Satuan 954 Yudhagama STAIN Kudus merupakan salah satu organisasi di tingkat STAIN Kudus yang merupakan wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan peningkatan kecendikiawanan serta integritas kepribadian muslim. Dan secara umum Menwa memiliki dua lingkup wilayah ruang gerak dalam pengembangan keorganisasiannya yakni sebagai berikut.

Lingkungan Eksternal
sosio-Economic, secara umum setelah bergulirnya masa revormasi di dalam perjalanan bangsa dan negeri ini banyak ahal yang harus di benahi untuk mencapai apa yang menjadi tuntutan reformasi, yang mana dalam kesulurahan komponen dan elemen negara harus berperan aktif dalam pembangunan negara yang lebih baik lagi. Harapan agenda tersebut tidaklah mudah terlaksana, setelah bergulirnya reformasi ternyata banyak permasalahan , mulai dari sosial, ekonomi, politik, alam dan lain-lain hal tersebut kita rasakan sampai sekarang ini. Hal itu juga tidak terlepas dari pengaruh globalisasi, hal ini berakibat pada budaya sosial masyarakat kita yang dari waktu ke waktu mulai bergeser, dan pergeseran tersebut mulai dari negativ maupun ke positifnya.
Menwa sebagai salah satu UKM di tuntut untuk bisa mampu berlomba dalam kebaikan dengan UKM lain. Dalam hal ini, selama ini hubungan dengan UKM yang ada di kampus ini adalah cukup baik namun ada beberapa hal yang menjadi kurang baik, hal tersebut mungkin disebabkan karena kurang pemahaman dan keirian terhadap performa Menwa dalam bidang kedisiplinan, kerapian dan kebersihan dari setiap anggota Menwa dan juga sarana serta prasarana.

Lingkungan Internal
Budaya disiplin, baik dalam pemanfaatan waktu dan kesehariannya, kerapian, kebersihan, penampilan. Menjunjung tinggi senioritas, rasa korsa (Korp Kebersamaan), rasa percaya diri, menjunjung tugas dan tanggung jawab yang diberikan serta selalu siap dalam keadaan apapun.
secara umum SDM yang ada masih perlu ditingkatkan kembali baik tehnik dalam pengkonsepan sebuah kegiatan maupun tehnik lapangan sehingga menwa lebih dewasa dalam hal sumber daya. Tuntutan kemandirian bagi menwa sebagai dampak digantikannya SKB tiga menteri lama dengan KB tiga menteri tahun 2000 mengakibatkan penurunan untuk pembinaan dan dukungan pelaksanaan setiap kegiatan di Menwa yang dampaknya begita di rasakan sekarang. Maka dari permaslahan tersebut sudah seharusnya kita bangkit untuk membangun Menwa menjadi lebih baik lagi.

Mengembangkan jiwa menwa yang tangguh sesuai dengan “Widya Castrena Dharma Siddha” itulah visi dari Menwa STAIN Kudus.